BYD Atto 1 – Mobil Listrik yang Bisa Hemat Ratusan Juta Rupiah dalam Setahun?

Banyak orang masih berpikir bahwa mobil listrik itu mahal untuk dirawat dan memiliki biaya operasional tinggi. Namun, kenyataannya justru sebaliknya – terutama jika kita melihat BYD Atto 1. Sebagai mobil listrik entry-level yang ditargetkan untuk pasar Indonesia, Atto 1 menawarkan efisiensi biaya yang luar biasa mulai dari pajak, pengisian daya, hingga perawatan rutin. Berapa saja sebenarnya uang yang bisa kita hemat jika memilih mobil ini?

1. Biaya Pajak: Lebih Murah Bahkan Bisa Dapat Insentif!

Salah satu keunggulan terbesar mobil listrik di Indonesia adalah kebijakan pajak yang menguntungkan. Berikut rincian biayanya:

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Mobil Bensin/Kdiesel: Besaran PKB berdasarkan harga mobil dan daerah, rata-rata sekitar 2,5%-4% dari nilai jual mobil per tahun. Misalnya, mobil bensin seharga Rp 350 juta akan dikenakan PKB sekitar Rp 8,75 juta-Rp 14 juta per tahun.

BYD Atto 1: Menurut Peraturan Pemerintah, mobil listrik mendapatkan potongan PKB hingga 100% untuk masa tertentu (sampai akhir 2025 untuk mobil dengan harga di bawah Rp 500 juta). Artinya, Anda tidak perlu membayar PKB sama sekali di tahun-tahun awal penggunaan!

Total Hemat dari Pajak

Dalam setahun saja, Anda bisa hemat hingga Rp 9 juta-Rp 14 juta hanya dari biaya pajak dibandingkan dengan mobil bensin seharga sama!

2. Biaya Pengisian Daya: Jauh Lebih Murah dari Bensin

Biaya operasional terbesar setelah pembelian mobil adalah bahan bakar atau daya. Berikut perbandingannya:

Rincian Biaya Pengisian Daya BYD Atto 1

Kapasitas Baterai: 30,7 kWh, dengan jarak tempuh hingga 301 km per pengisian (standar NEDC).

Konsumsi Energi: Sekitar 10,2 kWh per 100 km.

Biaya Listrik Rumah: Jika mengisi di rumah dengan tarif golongan R-1 (Rp 1.444 per kWh), biaya untuk 100 km adalah Rp 14.728.

Biaya DC Fast Charging: Di stasiun umum dengan tarif rata-rata Rp 2.500 per kWh, biaya untuk 100 km adalah Rp 25.500.

Perbandingan dengan Mobil Bensin Kelas Sama

– Konsumsi Bensin: Rata-rata 12 km/liter.

– Harga Bensin Pertalite (Rp 7.650/liter): Biaya untuk 100 km adalah Rp 63.750.

– Harga Bensin Pertamax (Rp 10.000/liter): Biaya untuk 100 km adalah Rp 83.333.

Hemat Setahun dari Pengisian Daya

Jika Anda berkendara rata-rata 15.000 km per tahun:

– BYD Atto 1 (isi di rumah): Total biaya = Rp 2,2 juta.

– Mobil Bensin (Pertalite): Total biaya = Rp 9,5 juta.

– Hemat hingga Rp 7,3 juta per tahun!

3. Biaya Service dan Perawatan: Lebih Sedikit Komponen, Lebih Murah Biayanya

Mobil listrik memiliki komponen yang jauh lebih sedikit daripada mobil bensin (tidak ada mesin bakar, kopling, atau transmisi konvensional), sehingga biaya service jauh lebih murah.

Rencana Service BYD Atto 1

– Service Pertama: Setelah 5.000 km atau 6 bulan – biaya sekitar Rp 300.000-Rp 400.000 (cek cairan, pemeriksaan sistem listrik, dan komponen mekanis dasar).

– Service Berikutnya: Setiap 10.000 km atau 1 tahun – biaya sekitar Rp 450.000-Rp 600.000 (pemeriksaan baterai, motor listrik, dan sistem pengisian daya).

– Total Biaya Service per Tahun: Jika berkendara 15.000 km, biaya sekitar Rp 750.000-Rp 1 juta.

Perbandingan dengan Mobil Bensin Kelas Sama

– Service Rutin: Setiap 5.000 km atau 6 bulan – biaya sekitar Rp 800.000-Rp 1,2 juta per kali (termasuk ganti oli, filter udara, filter oli, dan pemeriksaan komponen lainnya).

– Total Biaya Service per Tahun: Untuk 15.000 km, biaya sekitar Rp 2,4 juta-Rp 3,6 juta.

Keuntungan Tambahan: Garansi Baterai

BYD memberikan garansi 8 tahun atau 150.000 km untuk baterai dan motor listrik Atto 1. Artinya, selama masa garansi, Anda tidak perlu khawatir tentang biaya perbaikan atau penggantian komponen inti yang mahal.

4. Biaya Lainnya: Asuransi dan Pemeliharaan Tambahan

– Asuransi: Premi asuransi untuk BYD Atto 1 sedikit lebih tinggi dari mobil bensin seharga sama (karena komponen listrik yang masih tergolong baru), namun biasanya hanya sekitar 10%-15% lebih mahal. Misalnya, jika premi mobil bensin Rp 5 juta per tahun, Atto 1 sekitar Rp 5,5 juta-Rp 5,75 juta per tahun.

– Pemeliharaan Tambahan: Tidak ada biaya untuk mengganti oli mesin, busi, atau komponen terkait mesin bakar. Hanya perlu merawat ban, rem, dan sistem pendinginan – biaya yang jauh lebih minim.

Ringkasan Total Hemat per Tahun

Kesimpulan

Dari perhitungan di atas, jelas bahwa BYD Atto 1 menawarkan efisiensi biaya yang luar biasa. Dalam setahun saja, Anda bisa hemat hingga lebih dari Rp 18 juta – bahkan bisa mencapai Rp 23 juta jika termasuk potongan pajak maksimal. Dalam 5 tahun penggunaan, total hemat bisa mencapai ratusan juta rupiah!

Bagi Anda yang ingin menghemat biaya operasional jangka panjang sekaligus berkontribusi pada lingkungan, BYD Atto 1 adalah pilihan yang sangat layak dipertimbangkan.

Apabila Bapak Ibu Ingin Test Drive BYD Atto 1 khususnya wilayah Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Malang, Lamongan, Mojokerto, Bojonegoro.

Dapat Menghubungi saya di Whatsapp 087849087093

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari BYD Jatim

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca